
“Sayyidina Abu Bakr mengumpulkan al-Quran, Sayyidina Umar mengumpulkan umat Islam mendirikan solat tarawih berjamaah, manakala Sayyidina Utsman menambah Azan hari Jumat menjadi dua kali sedangkan Nabi saw tidak melakukannya. Jika demikian, apakah boleh kita mengatakan bahwa mereka melakukan perbuatan bid’ah sesat? Apakah para sahabat yg menyetu¬juinya juga dianggap pelaku bid’ah dan sesat?” – Penceramah terkenal dari seberang Jawapan:Selain al-Quran dan al-Sunnah, Ahlu Sunnah wa al-Jamaah menjadikan amalan Para Sahabat sebagai rujukan dalam menetapkan sesuatu hukum. Adapun bid’ah yg dikatakan sesat dalam hadis Nabi saw adalah perkara...